Penggunaan Kartu Commet

Cara penggunaan kartu commet (berlaku mulai tahap 2), adalah:
  1. MASUK
    • Tapping Gate In: Dekatkan kartu Commet dengan reader Gate IN, Contactless (kartu tidak perlu diletakkan); saldo akan muncul di layar reader setelah tapping
    • Masuk Gate In: Penumpang dipersilahkan masuk ketika lampu penunjuk arah berwarna hijau; dorong besi tripod gate in ke arah depan
  2. Di atas KA Commuter: Dekatkan kartu Commet pada mobile reader yang dibawa petugas
  3. KELUAR
    • Tapping Gate Out: Penumpang dipersilakan keluar ketika lampu penunjuk arah berwarna hijau menyala; Dorong besi tripod gate ke arah depan
Hal-hal yang harus diperhatikan:
Tahap 1
  1. Selama tahap 1, karena diberlakukan sebagai pengganti KTB/KLS dan masa sosialisasi, proses/sistem kartu Commet belum dijalankan sepenuhnya (baru pada 1 April 2012), maka:
    • Penumpang tidak diharuskan melakukan Tapping di Gate in (ketika masuk) atau Gate Out (ketika keluar) di peron stasiun
    • Tidak ada pemotongan nilai kartu pada saat Gate Out
  2. Walaupun tidak diharuskan, sangat dianjurkan kepada penumpang untuk melakukan proses kartu Commet dengan lengkap (Gate In, Tapping di atas KA Commuter dan Gate Out) agar terbiasa pada saat penerapan kartu Commet secara penuh (mulai 1 April 2012) dan menguji kehandalan karte serta Gate kami
  3. Jangan ragu bertanya kepada petugas atau menghubungi Hotline KRLpada saat mengalami masalah dalam proses penggunaan kartu Commet
Tahap 2 & 3
  1. Apabila penumpang tidak Tapping di Gate In, maka pada saat Tapping di Gate Out akan dikenakan tarif tertinggi sebesar Rp. 13.500,-
  2. Apabila penumpang tidak Tapping di Gate Out, maka kartu Commet tidak akan dapat digunakan lagi di Gate In manapun. Penumpang harus menyelesaikannya di loket dengan membayar tarif tertinggi sebesar Rp. 13.500,-
sumber Share

Cek Saldo dan Refund Kartu Commet


Cek saldo kartu Commet dapat dilakukan di seluruh stasiun KA Commuter dengan cara:
dekatkan dan letakkan kartu Commet pada alat reader (alat pembaca kartu), maka saldo akan nampak pada layar alat reader.

Refund (pengembalian saldo kartu Commet) adalah penukaran nilai saldo dalam kartu Commet menjadi bentuk uang sesuai dengan pecahan uang yang berlaku di Indonesia tanpa ada pemotongan apapun. Saldo yang terdapat pada kartu Commet yang dikembalikan adalah jumlah saldo akhir setelah selesai melakukan perjalanan (gate out). Kartu Commet tidak dapat dikembalikan/di-refund, kartu Commet menjadi milik pelanggan dan dapat dipergunakan kembali setelah pengisian ulang / top up. Pengembalian saldo kartu Commet dapat dilakukan di 51 stasiun (tahap 2) dan seluruh jabodetabek (tahap 3).

sumber Share

Cara mendapatkan Kartu Commet

Informasi yang didapat dari web krl.co.id, untuk mendapatkan kartu commet sesuai dengan tahapan penerapannya, sebagai berikut:
Tahap 1

  1. Pembelian kartu COMMET perdana dapat diperoleh di loket 35 stasiun KA Commuter, dengan ketentuan:
    • Mengembalikan formulir yang telah diisi (formulir dapat diperoleh di setiap stand stasiun)
    • Melampirkan fotocopy identitas diri yang masih berlaku (KTP/SIM/Kartu Pelajar)
    • Menyerahkan KTB/KLS Januari 2012
    • Membayar sesuai dengan tarif KTB/KLS yang berlaku
  2. Masa penjualan kartu COMMET
    • 26 - 31 Januari 2012: bagi pemilik KTB/KLS bulan januari 2012 dengan menukarkan KTB/KLS dengan kartu COMMET
    • 1 - 3 Februari 2012: bagi pelanggan yang tidak memiliki KTB/KLS
    • Untuk periode Maret 2012 tidak dilakukan penjualan kartu COMMET
  3. Pengisian saldo awal pada tahap 1 sebesar tarif KTB/KLS yang berlaku
  4. Kartu berlaku sampai dengan akhir bulan berjalan. Untuk digunakan di bulan berikutnya kartu COMMET harus diisi ulang (TOP UP) sebesar tarif KTB/KLS
  5. Periode pengisian ulang kartu COMMET (TOP UP) paling lambat 1 minggu sebelum akhir bulan berjalan
  6. Pengisian ulang kartu COMMET dapat dilakukan di loket 35 stasiun KA Commuter
Tahap 2 dan 3
  1. Pembelian kartu Commet perdana dapat diperoleh di loket 51 stasiun (tahap 2) dan seluruh stasiun Jabodetabek (tahap 3)
  2. Masa penjualan kartu Commet untuk pelanggan umum dimulai tanggal 1 April 2012
  3. Harga kartu Commet perdana Rp. 50.000,- sudah termasuk saldo Rp. 30.000,- dan langsung diaktivasi
  4. Masa berlaku kartu Commet tidak dibatasi. Untuk dapat digunakan, kartu Commet harus terisi saldo minimal Rp. 13.500,-
  5. Pengisian ulang kartu Commet dapat dilakukan di loket 51 stasiun (Tahap 2) dan seluruh stasiun Jabodetabek (Tahap 3). Besaran isi ulang minimal Rp. 20.000,- dan maksimal Rp. 1.000.000,-
  6. Sisa saldo pada kartu Commet dapat dikembalikan (refundable) dengan syarat dan ketentuan yang berlaku untuk pengembalian / refund saldo
sumber Share

Tahapan Penerapan Kartu Commet

Kartu Commet, sebagai pengganti KTB/KLS akan diterapkan dalam beberapa tahap, yaitu:
  1. Tahap 1 (Penerapan E-Ticketing Terbatas) 1 Februari - 31 Maret 2012
    • Penggunaan untuk pelanggan bulanan (mengganti KTB/KLS dengan kartu COMMET)
    • Jumlah stasiun: 25 stasiun
  2. Tahap 2 (Penerapan E-Ticketing Diperluas) 1 April - 30 Juni 2012
    • Penggunaan untuk pelanggan umum
    • Jumlah stasiun: 51 stasiun
  3. Tahap 3 (Penerapan E-Ticketing Penuh) 1 Juli 2012 dst
    • Penggunaan untuk pelanggan umum
    • Jumlah stasiun: 63 stasiun
sumber Share

Penggantian KTB Menjadi Kartu Commet

Bagi pengguna KRL Jabodetabek, mulai tanggal 1 Februari PT. KAI Commuter Jabodetabek akan memberikan layanan KARTU COMMET (Commuter Elektronik Tiket) sebagai pengganti KTB/KLS (Kartu Trayek Bulanan/Kartu Langganan Sekolah) yang selama ini berlaku, sebagai tahapan penerapan E-Ticketing. Jumlah Kartu Commet yang diterbitkan periode ini sangatlah terbatas, jadi anda harus segera melakukan penggantian ke kartu Commet.
Untuk lebih jelasnya dapat anda baca ketentuan yang tertera di bawah ini, dan foto seleberan pengumuman perubahan kartu commet yang terletak di bagian bawah artikel ini.
Cara Penukaran KTB/KLS menjadi Kartu Commet:
  1. Mengembalikan formulir yang telah diisi (formulir dapat diperoleh di stasiun)
  2. Melampirkan fotokopi identitas diri yang masih berlaku (ktp/sim/kartu pelajar)
  3. Menyerahkan KTB/KLS (januari 2012)
  4. Membayar sesuai dengan tarif KTB/KLS yang berlaku
Ketentuan Kartu Commet
  • Masa penukaran KTB/KLS januari 2012 dengan Kartu Commet, pada tanggal 26-31 januari 2012.
  • Bagi Penumpang yang saat ini (Januari 2012) tidak memiliki KTB/KLS, dapat membeli Kartu Commet pada tanggal 1 - 3 Februari 2012 dengan ketentuan seperti di atas.
  • Penukaran/pembelian Kartu Commet di berikan secara cuma-cuma
  • Kartu Commet wajib di top up (isi saldo) sebesar tarif KTB/KLS yang berlaku, paling lambat tanggal 29 Februari 2012 agar dapat digunakan di bulan Maret 2012
  • Kartu Commet wajib di top up (isi saldo) minimal Rp. 20.000,- paling lambat tanggal 31 Maret 2012 agar dapat digunakan pada bulan April 2012
  • Penjualan kartu Commet perdana untuk umum dimulai bulan April 2012 dengan harga Rp.50.000, (sudah termasuk saldo Rp.30.000).
  • Penukaran dan Pembelian Kartu Commet dapat dilayani di stasiun :
Share

Konten Porno Muncul Dalam Siaran Berita


EDINBURGH - Penonton sebuah siaran berita di sebuah stasiun tv Skotlandia tiba-tiba saja terkejut dengan apa yang mereka saksikan.

Niat awal ingin menonton berita, penonton justru berhasil menangkap tayangan porno dalam sebuah siaran berita.

Ketika tengah menonton siaran yang mengulas kepemimpinan Ed Miliband di dalam Partai Buruh, tiba-tiba saja dari belakang muncul tayang film porno. Film itu menggambarkan seorang wanita tanpa busana tengah melakukan hubungan seks.

"Pihak stasiun tv harus menjelaskan mengapa salah seorang karyawan menonton film porno ketika siaran itu tengah ditayangkan secara langsung," ujar seorang penonton Paul Traynor yang menyaksikan insiden memalukan itu dari rumahnya seperti dikutip Mirror, Jumat, (19/1/2012).

Pihak televisi mengungkapkan permohonan maafnya dan mengatakan, mereka berharap para penonton tidak terganggu dengan kehadiran tayangan tidak terduga itu.

sumber Share

Media Inggris: Kondisi Memprihatinkan di Banten Mirip Film Indiana Jones

London - Media asing menyoroti kondisi memprihatinkan di kampung Tanjung, Lebak, Banten di mana orang dewasa, anak-anak SD dan SMP harus bertaruh nyawa untuk pergi ke sekolah mereka. Mereka harus meniti jembatan kayu yang rusak berat.

Sembari berpegangan pada tali jembatan, mereka harus ekstra hati-hati melangkah. Salah melangkah, byuur! Deras arus Sungai Ciberang, Lebak, Banten bisa merenggut hidup mereka.
Share